Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meresmikan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMAIT Al Hasanah dan Masjid Al Hasanah di Kompleks Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Hasanah 2 di Betungan Kota Bengkulu, (Sabtu, 7/9). Acara ini adalah sebagai puncak dari serangkaian kegiatan Gebyar Muharram 1441 H dan Milad Al Hasanah ke-31.

Dipandu oleh santri Pondok Pesantren Al Hasanah sebagai pembawa acara 3 bahasa, acara dibuka dengan pembacaan Surat An Naba’ oleh Muhammad Najmi bin Ilham, murid kelas B PAUD IT Al Hasanah. Penampilan Najmi ini mendapat perhatian khusus dari Gubernur Rohidin. Beliau pun memberi hadiah atas keberanian dan hafalan Quran yang telah dicapai oleh Ananda Najmi.

Penampilan berikutnya adalah tahfidz Al Mulk oleh anak didik SDIT Al Hasanah. Sebelumnya, telah ditampilkan Asmaul Husna oleh murid PAUD IT Al Hasanah, nasyid vocapella dari santriwan Ponpes Al Hasanah, atraksi bela diri Tarung Drajat oleh siswa SMPI Al Hasanah, tari persembahan oleh siswa SDIT Al Hasanah dan dol dari SMPI Al Hasanah.

Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Yayasan Al Hasanah Bengkulu, Yusran Hasymi. Beliau menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Rohidin. Dengan jumlah siswa 2.500 dan guru karyawan 300 orang, Al Hasanah terus meningkatkan kualitas dan kepedulian terhadap pendidikan generasi Islam, salah satunya dengan pengembangan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Hasanah 2 di Betungan.

“Di lahan 2 Ha ini insyaAllah akan dibangun sekolah mulai dari jenjang PAUD IT hingga SMAIT. Yang pertama dibangun adalah masjid, sebagai lokomotif pendidikan Islam dan sosial kemasyarakatan. Tahap selanjutnya adalah pembangunan SMAIT. Kami mohon doa dan dukungan seluruh pihak semoga pembangunan dapat berjalan lancar, bermanfaat dan berkah untuk semua. Aamiin, ” ucap ketua yayasan.

Acara berikutnya adalah kata sambutan oleh Gubernur Rohidin. Disampaikan Gubernur, acara ini dilaksanakan pada moment yang tepat yaitu Tahun Baru Islam. “Jadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai spirit “perpindahan” untuk mencapai hasil yang lebih baik dan besar. Sebagaimana makna hijrah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam adalah kepindahan beliau dari Mekah ke Madinah, untuk membangun sebuah peradaban baru di kota Madinah Al Munawwarah,” ujar beliau.

Harapan Rohidin, keberadaan Al Hasanah di Bengkulu terkhusus dengan dibangunnya SMAIT dan masjid tersebut, prestasinya semakin berkembang dan menjadi center of excellence pendidikan terpadu yang berkualitas. Bersama-sama membangun SDM Bengkulu yang berkualitas sebab keberhasilan itu ada di pundak setiap elemen masyarakat. InsyaAllah dengan kerjasama dan kolaborasi semua pihak akan membawa Bengkulu berkemajuan, tertib, unggul, dan nyaman.

“Kita doakan bahwa Al Hasanah makin berkembang dan pembangunan SMAIT dan masjid ini semakin berjalan lancar,” harapnya diaamiini para hadirin.

Setelah acara ditutup dengan doa, Gubernur Rohidin meninjau stand-stand dari seluruh unit pendidikan Al Hasanah. Beliau pun membeli beberapa hasil karya siswa. Setelah meninjau dan tanya jawab, didampingi oleh Ketua Yayasan Al Hasanah Bengkulu, beliau melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Hasanah.

Selain dihadiri oleh guru karyawan, siswa dan wali murid Al Hasanah, acara ini juga dihadiri oleh David Edison Lurah Betungan, Hamka Sabri Asisten 1 Pemprov, Edie Hartawan Kepala Biro Pemkesra, Karimudin Dikbud Provinsi, Uchi Cambayong Kodim 0407, Firdaus W Polda Bengkulu, Sumardi Danramil, Murlin Hanizar Satpol PP provinis, MUI Bengkulu, Pihan Pino RBTV, RB Koran, BNI Syariah, PT. Erlangga. PT. NDY, rekanan Al Hasanah dan masyarakat sekitar.

Pada saat acara juga dilakukan penggalangan dana dan berhasil terkumpul Rp 10.400.000,-. Alhamdulillah acara milad Al Hasanah ke-31 dan peletakan batu pertama oleh Gubernur Bengkulu berjalan dengan lancar. Ketua Yayasan Al Hasanah menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru karyawan atas dukungannya terhadap kesuksesan acara ini. Pada sa