Yayasan Al Hasanah melalui lembaga Al Hasanah Qualitan Training Center (AQUATIC) menyelenggarakan pelatihan public ppeaking bagi 165 orang guru dan karyawan di Al Hasanah dengan tema “Explore Your Talk Skills and Be a Good Speaker.” Bertempat di Aula Al Hasanah lantai 3 PAUD IT Al Hasanah dan perpustakaan SDIT Al Hasanah, pelatihan ini diselenggarakan selama 5 hari dan dibagi menjadi 5 angkatan. Angkatan 1 tanggal 15 April 2019, angkatan 2 tanggal 19 April, angkatan 3 tanggal 20 April, angkatan 4 tanggal 26 April dan angkatan 5 tanggal 27 April.

AQUATIC mengundang Ustadz Sari Gunawan, S.KM.,M.Si dari TrustCo sebagai pemateri. Beliau menyampaikan manfaat penguasaan public speaking, yaitu diantaranya mengurangi ketidaktahuan, mengurangi tekanan, memperbaiki hubungan, memahami permasalahan dan menyelesaikan masalah. Ada strategi berbicara dalam komunikasi yaitu vocal, language, attitude dan body language. Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi, yakni volume, nada (infleksi, intonasi, ekspresi), akselerasi, artikulasi dan pernafasan. Untuk memperbaiki kualitas public speaking, maka masing-masing harus mengenali suara sendiri kemudian memperbaiki bagaimana suara yang cocok dan pas, latihan diagfragma dan berusaha berbicara dengan baik dan suara yang jelas.

Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini lebih banyak ke praktik masing-masing peserta. Peserta aktif dan antusias saat berusaha untuk menjadi public speaker di depan peserta yang lain. Persiapan dan berlatih adalah tips untuk mengatasi kegrogian saat menghadapi audiens yang lebih banyak. Orang akan teruji mentalnya dari pengalaman atau seringnya beribicara di depan orang banyak. Tips lainnya untuk menimimalkan grogi adalah dengan melakukan kegiatan fisik dan menganggap demam panggung adalah hal wajar,

Diharapkan dengan pelatihan public speaking ini kemampuan berbicara para guru dan karyawan Al Hasanah semakin meningkat. Kemampuan berbicara sangat penting untuk kehidupan kita, siapa saja biasa menguasai public speaking. Jika seseorang tidak dilahirkan sebagai speaker, maka harus sering berlatih karena latihan menjadi salah satu faktor pembentuk speaker selain lahir dan lingkungan.