Yayasan Al Hasanah Bengkulu melalui Al Hasanah Qualitan Training Center (AQUATIC) menyelenggarakan seminar “Pemberdayaan dan Sinergi 2 Potensi Ilmu Kesehatan Thibbunn Nabawi dan Ilmu Ketahanan Ekonomi Keluarga Muslim”. Bertempat di Aula Al Hasanah lantai 3 PAUD IT Al Hasanah 1, kegiatan ini diikuti guru dan karyawan Al Hasanah pada Jumat, 31 Desember 2021.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Yayasan Al Hasanah terhadap kualitas guru dan karyawan. Seperti yang ditekankan oleh Ketua Yayasan Al Hasanah (YAH), Bapak Yusran Hasymi, bahwa pihak yayasan tidak hanya memberikan pelatihan, training atau workshop yang berkaitan dengan kependidikan dan visi keguruan, tetapi juga berkaitan dengan hal-hal yang mendukung proses kehidupan, diantaranya tentang thibbunn nabawi dan penguatan ekonomi keumatan.

Tahun 2015 WHO menyatakan bahwa 80% negara dunia sudah mengembangkan pengobatan alternatif dalam proses pelayanan kesehatan mereka, salah satunya adalah thibbun nabawi atau pengobatan nabi. Diringkas dari berbagai pendapat ulama, thibbunn nabawi yang pernah diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah segala sesuatu yang disebutkan dalam Al Quran dan As-Sunnah yang berkaitan dengan kedokteran, baik berupa pencegahan atau pengobatan penyakit. Habatussauda, minyak zaitun, madu adalah diantara jenis obat alamiah yang digunakan dalam thibbunn nabawi.

Dengan pembekalan 2 potensi thibbun nabawi dan ketahanan ekonomi umat, diharapkan mindset guru dan karyawan Al Hasanah semakin terbuka, pengetahuan dan wawasan mereka semakin meningkat dan menjadi keluarga-keluarga muslim yang tangguh secara finansial. Semoga keluarga besar Al Hasanah dapat menjadi pelopor keluarga yang sehat, cerdas, mandiri dan bermaanfaat sehingga umat Islam bisa meraih kembali kejayaannya.