Yayasan Al Hasanah Bengkulu mengadakan pengajian rutin secara virtual bagi seluruh guru dan karyawan dengan judul “Istiqomah Bersama Islam,” (Sabtu, 19/9). Hadir sebagai pemateri Pimpinan Pondok Pesantren Al Hasanah Ustadz Irham Hasymi, Lc.,M.Pd.

Ustadz Irham menyampaikan bahwa ketika diri telah mengikrarkan beriman kepada Allah Subhana Wa Ta’ala, maka berkomitmenlah dengan kuat (istiqamah) dalam ketaatan kepada-Nya. Istiqamah memiliki arti konsisten dalam melakukan kebaikan, teguh dalam satu pendirian dan tidak akan tergoyahkan oleh berbagai rintangan dalam mendapatkan ridha-Nya. Istiqamah merupakan hidayah dari Allah. Oleh karena itu, untuk menjadi pribadi yang istiqamah, kita harus meminta dan berdoa kepada-Nya.

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.” (QS. Fussilat:30)

Salah satu bentuk keistiqamahan seorang muslim adalah amar ma’kruf nahi munkar. Amar ma’ruf adalah menyeru pada kebajikan, segala hal yang dicintai dan diridhai oleh Allah. Sementara yang dimaksud nahi munkar adalah mencegah segala hal yang dibenci dan dimurkai oleh Allah. Dengan meninggalkan maksiat ini,  InsyaAllah saat sakaratul maut malaikat akan turun dalam keadaan yang menenangkan hatinya dan wafat dalam keadaan husnul khatimah. Beberapa manfaat lainnya dengan beristiqamah adalah sebagai berikut:

  1. Melapangkan dan mempermudah segala urusan.
  2. Mendapat ketenangan jiwa.
  3. Jauh dari kemaksiatan.
  4. Disegani dan dihormati oleh orang lain.

Beberapa kiat untuk menumbuhkan keistiqamahan:

  1. Bertaubat
  2. Berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’alla dan meminta dijadikan pribadi yang istiqamah
  3. Menjauhi perbuatan maksiat
  4. Konsisten dalam ibadah meskipun hanya sedikit
  5. Sering mentadaburi Al Quran dan mengamalkannya. Jadikan Al Quran untuk meneguhkan hati, agar keimanan kita tetap terjaga.
  6. Membaca kisah-kisah orang shaleh.
  7. Memilih sahabat atau teman yang juga istiqamah.
  8. Mengikuti kajian-kajian islam oleh ulama yang dipercaya.
  9. Berdzikir