Bertempat di Aula Al Hasanah yang dipenuhi suasana hangat dan penuh kebersamaan, Yayasan Al Hasanah (YAH) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan di Bengkulu. Pada hari Kamis, 18 September 2025, YAH menyerahkan sertifikat beasiswa pendidikan TA. 2025-2026 kepada murid dan masyarakat di lingkungan Al Hasanah. Acara penyerahan ini menjadi momen penting yang menandai berlanjutnya program mulia yang telah menjadi pilar utama yayasan.
Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE., MM. Kehadiran beliau sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap program beasiswa ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan dukungan penuh pemerintah kota terhadap inisiatif pendidikan yang dijalankan oleh Yayasan Al Hasanah. Dukungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga swasta dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan merata bagi semua lapisan masyarakat.
Pada TA. 2025-2026 ini, jumlah beasiswa pendidikan yang disalurkan sebesar Rp435.845.300 kepada 290 orang. Angka ini mencerminkan semakin besarnya dukungan dari para wali murid dan masyarakat. Bantuan ini diberikan kepada sejumlah penerima yang telah memenuhi kriteria ketat yang ditetapkan oleh yayasan.
Prioritas utama diberikan kepada siswa-siswa yang paling membutuhkan. Mereka yang menjadi penerima beasiswa tahun ini adalah:
1. Anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.
2. Siswa kurang mampu: anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, yang mana biaya pendidikan sering kali menjadi hambatan utama dalam meraih cita-cita.
3. Anak guru dan karyawan Al Hasanah: sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para tenaga pendidik dan staf yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan Yayasan Al Hasanah.
4. Mustahik UPZ Al Hasanah: sebagai wujud dukungan agar masyarakat terus berpegang pada nilai-nilai Al Quran dengan memfasilitasi mereka untuk belajar mengaji secara gratis di TPQ Al Hasanah melalui program Dhuafa Mengaji.
Pemberian beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Dengan mengurangi beban finansial, diharapkan para siswa dapat fokus pada proses belajar dan mengembangkan potensi diri mereka secara maksimal.
Program beasiswa pendidikan ini merupakan buah dari kolaborasi strategis antara Yayasan Al Hasanah dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al Hasanah. Sejak digulirkan pertama kali pada tahun 2013, program ini telah berkembang pesat dan memberikan dampak positif yang masif. Dana yang terkumpul melalui UPZ berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para donatur.
Salah satu inovasi kunci dalam program ini adalah inisiatif Orangtua Asuh Siswa (OASIS). Melalui program ini, YAH mengajak para wali murid dan masyarakat umum untuk turut berperan aktif sebagai “orang tua asuh” bagi siswa-siswa berprestasi atau kurang mampu. Kontribusi yang diberikan, sekecil apa pun, akan menjadi bagian dari dana beasiswa yang disalurkan. OASIS menjadi wadah bagi setiap individu yang ingin berpartisipasi dalam amal jariyah dan berkontribusi langsung pada kemajuan pendidikan.
Ketua Yayasan Al Hasanah, Bapak Yusran Hasymi, dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh penerima beasiswa. Beliau menekankan bahwa beasiswa ini adalah sebuah amanah dan peluang emas. “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, kembangkan prestasi, dan jangan lupa untuk selalu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Jadilah agen perubahan yang membawa kebaikan,” pesannya, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Pada akhir acara, Yayasan Al Hasanah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. Para wali murid dan donatur yang telah berpartisipasi aktif melalui UPZ Al Hasanah menjadi pilar utama kesuksesan program ini. Tanpa dukungan mereka, program beasiswa ini tidak akan berjalan dengan optimal.
“Semoga setiap rupiah yang Abu dan Ummu berikan melalui UPZ Al Hasanah menjadi amal jariyah yang tak terputus, mendatangkan keberkahan yang berlipat ganda, dan balasan terbaik dari Allah Ta’ala. Aamiin,” tutup Bapak Yusran.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar penyerahan beasiswa, melainkan juga pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Melalui program-program seperti ini, Yayasan Al Hasanah berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, di mana tidak ada lagi siswa yang terhambat meraih mimpinya hanya karena keterbatasan finansial. Semoga program ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergerak dalam kebaikan, menciptakan generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.







