Setiap kita melakukan kesalahan dan dosa, kewajiban sebagai makhluk yang harus dilakukan adalah bertaubat. Hal ini sesuai dengan firman Allah pada qur’an surat At-Tamrin ayat 8:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha.

Bentuk pertaubatan yang paling baik bukan hanya berjanji untuk tidak mengulangi dosa maupun kesalahan, tetapi dengan menghadap Allah melalui salat taubat.

Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihâyatuz Zain menuturkan perihal shalat tobat sebagai berikut:

وَمِنْه صَلَاة التَّوْبَة وَهِي رَكْعَتَانِ قبل التَّوْبَة يَنْوِي بهما سنة التَّوْبَة

Termasuk salat sunah adalah salat taubat, yakni salat dua rakaat sebelum bertaubat dengan niat salat sunnah taubat.

Waktu pelaksanaan salat taubat yang paling baik memang saat ⅔ malam, tetapi boleh saja dilakukan kapanpun di luar waktu tersebut. Tata cara salat taubat pun sama dengan salat pada umumnya. Namun, setelah salat kita perlu memerbanyak istighfar dan melantunkan doa yang harus dibaca, di antaranya:

اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت خلقتني وأنا عبدك وأنا على عَهْدِكَ َوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma Anta Robbi, laa ilaaha illa Anta, holaqtani wa ana abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, a’udzubika min syarri maa shona’tu, abu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu’u laka bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa anta.

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hambaMu dan aku diatas ikatan janjiMu (yaitu selalu menjalankan perjanjianMu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepadaMu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuiMu atas nikmatMu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padaMu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau.