Mungkin sebagian ingin bertanya tentang pertimbangan penamaan Masjid yang menggunakan nama “Mukhlis Hasan”. Nama itu diambil dari sosok teladan yaitu Dr. H. Mukhlis Hasan, Sp.THT.

Dokter Mukhlis Hasan (Alm) merupakan sosok yang selalu memberi dan melayani orang dengan sepenuh hati. Sebagai seorang dokter spesialis THT yang mengabdikan diri sejak 1973 di Pekanbaru, beliau banyak memberi kenangan di sebagian pasiennya. Bahkan sepeninggal beliau, banyak pasien yang merindukan sosok Alm karena beliau di profesinya bukan hanya dokter biasa, beliau dikenal ramah dalam melayani pasien, selalu totalitas dan sepenuh hati.

Almarhum dikenal masyarakat luas sebagai sosok yang ringan tangan, selalu membantu kaum dhuafa, yatim piatu, membantu pembangunan masjid-masjid, panti asuhan & sekolah-sekolah islam. Dokter Mukhlis Hasan termasuk ikut memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam pembangunan Yayasan Al Hasanah Bengkulu, seperti pembangunan Pondok Pesantren, PAUD dan SDIT Al Hasanah.

Dokter Mukhlis Hasan dan istri Hj. Zaidar Lains (78 tahun) telah memberi infaq untuk pembangunan masjid yayasan di Betungan, Bengkulu. Nama beliau kini diabadikan sebagai nama masjid yayasan di Betungan sebagai wujud terima kasih yang sangat besar atas sumbangsihnya bagi yayasan dan masyarakat di Bengkulu.

Mari kita doakan semoga almarhum diampuni dosanya, diterima segala amal kebaikan, dijauhkan dari siksa kubur dan dijadikan kuburan almarhum Dokter Mukhlis Hasan seperti taman diantara taman-taman surga. Bagi istri beliau yang sudah sepuh senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalankan ibadah, dimudahkan segala urusannya dan Allah mencatat sebagi amal jariah yang melindungi beliau di akhirat kelak.