Allah adalah pencipta segala hal yang ada di seluruh bagian alam semesta. Sebagai pencipta, tentu saja Allah mengetahui karakteristik makhluk ciptaan-Nya. Termasuk juga manusia. Salah satu keunggulan yang diberikan pada manusia adalah adanya akal dan hati. Yang dengannya, manusia bisa menentukan bagaimana kehidupannya di bumi.

Akan tetapi, bersama pilihan tersebut, manusia juga akan mendapatkan balasan. Jika orang tersebut memilih jalan kebaikan, maka dia akan mendapat balasan surga. Sedangkan jika dia memilih jalan keburukan, maka balasannya adalah neraka. Untuk itu, Allah menjadikan al-Quran sebagai petunjuk agar manusia tahu bagaimana cara memilih jalan kebaikan.

Selain berisi panduan, al-Quran juga berisi peringatan. Di antaranya adalah peringatan atas sifat negatif yang ada dalam diri manusia, seperti:

1. Manusia Cenderung Bersikap Dzalim dan Bodoh

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.”
(Al-Ahzab: 72)

Yang dimaksud dengan zalim dan bodoh di sini bisa berarti zalim terhadap dirinya sendiri. Misalnya dengan mengambil tanggung jawab atau mencapuri urusan yang berada di luar batas kemampuan dan pengetahuan manusia.

2. Manusia Cenderung Mencintai Harta Bendanya Secara Berlebihan

“Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.”
(Al-Fajr: 20)

Manusia juga cenderung mencintai apa yang dimilikinya secara berlebihan. Karena rasa cinta tersebut, manusia menjadi kikir serta merasa bahwa apa yang dimilikinya memang miliknya sendiri. Padahal, harta benda dan segala hal yang kita miliki hanyalah titipan Allah. Sehingga, Allah juga bisa mengambilnya sewaktu-waktu.

3. Manusia Mudah Diperdaya Oleh Urusan Duniawi

“Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.””
(Az-Zumar: 8)

Manusia cenderung mengingat Allah hanya pada saat merasa sulit dan butuh pertolongan. Namun, ketika kesulitan itu pergi, dan nikmat dunia kembali padanya, dia kembali melupakan Allah dan merasa bahwa segala pencapaian yang dia dapatkan adalah hasil jerih payahnya sendiri.

4. Manusia Sering Melampaui Batas

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas.”
(Al-Alaq: 6)

Ada banyak kisah orang-orang terdahulu yang bersikap melampaui batas dan mendapat peringatan bahkan hukuman dari Allah. Baik dengan melampaui perintah Allah, bersikap sesukanya, atau melakukan hal-hal lainnya. Seakan-akan mereka tidak akan diminta pertanggung jawaban atas apa yang dilakukannya di muka bumi semasa hidup.

5. Manusia Sering Lupa dan Enggan Bersyukur

“Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya.”
(Al-Adiyat: 6)

Manusia seringkali lupa untuk bersyukur saat mendapatkan nikmat dan anugerah. Dan mudah sekali menyalahkan orang lain atau bahkan menggugat Allah karena kesulitan hidup yang dia alami. Padahal, Allah tidak memberikan ujian kepada seseorang melebihi batas kemampuan orang tersebut.

Di samping itu, saat seseorang mudah bersyukur, maka Allah akan memberikan nikmat yang lebih banyak kepada orang tersebut. Dan pintu-pintu rezeki dari Allah pun akan lebih mudah terbuka.

Itulah lima sifat negatif manusia yang Allah peringatkan melalui Al-Quran. Dengan mengetahui sifat-sifat negatif tersebut, semoga kita lebih mampu menahan diri dan menjadikan diri kita sebagai hamba Allah yang terbaik.